Cara bangkit dari keterpurukan hidup

Mungkin suatu kali kita kehilangan barang, kendaraan, rumah, atau seluruh harta kita. Sudah layakkah kita berputus asa dari rahmatNya? Boleh jadi itu adalah ujian atau penghargaan karena kita dianggap layak untuk dinaikkan kalibernya.

Cara bangkit dari keterpurukan ikuti petunjuk agamamu dan petunjuk genetikmu. Secara universal akan ada 2 kelompok orang yang merespon keterpurukan yang terjadi dalam hidupnya.

  • Kelompok pertama yang merasa ini sebagai ujian kenaikan maqam akan ditingkahi dengan mendekat kepadaNya dan banyak beribadah, banyak istighfar.
  • Kelompok kedua, Bagi penggerutu mereka akan terjerembab dalam kesusahan yang tiada ujung. Dan akhirnya akan berputus asa dari rahmatNya.
Cara Bangkit Dari Keterpurukan Sesuai Mesin Kecerdasan

Kata kunci untuk bangkit mengikuti petunjuk genetik adalah sbb:

  • Sensing langsung memulai dari apa yang bisa dilakukan.
  • Thinking cari data base proyek-proyek lama yang bisa dihidupkan kembali.
  • Intuiting langsung cari ide sederhana yang bisa diolah,
  • Feeling cari teman yang bisa menolong atau bisa diajak kerjasama, dan
  • Insting hijrah ke tempat baru, komunitas baru, atau cari garapan baru.

Petunjuk genetik tersebut hanya menjadi kecenderungan. Bisa jadi situasi-situasi khusus yang berlaku di setiap keluarga akan berbeda-beda. Demikian juga kapasitas dan kelas kehidupan masing-masing personal berbeda. Dilevel berapa kapasitas kelas yang sedang anda alami, mari kita cek :

  1. Pada peringkat awal (level pencarian jati diri) anda akan sibuk dengan diri anda sendiri yang belum tuntas mengenali dirinya. Memahami Konsep STIFIn membuat anda bisa naik dari level pertama menuju level kedua.
  2. Dimana anda akan memanfaatkan ketangguhan untuk bangkit. Berfokus pada kekuatan genetik anda untuk bangkit dari Keterpurukan Hidup. Solver STIFIn dapat memberikan anda solusi bagaimana caranya memanfaatkan kekuatan genetik anda tersebut.
  3. Peringkat ketiga, Anda justru akan bangkit dengan banyak memberi di balik keterbatasannya. Anda sudah tidak lagi memikirkan diri sendiri, tapi sudah pada tahap mulai memikirkan orang banyak.
  4. Terakhir Anda sudah sampai pada kaliber memanfaatkan kedekatan denganNya untuk dibimbing menemukan pilihan-pilihanNya dan bertawakkal penuh akan hasilnya.

Tidak perlu menunggu kehilangan segalanya terjadi pada kita semua. Bersiaplah untuk menghadapi situasi terburuk. Dan jika ingin hal terburuk itu tidak terjadi maka berdzikirlah ■ 230618

Farid Poniman
Penemu STIFIn

Baca Juga : 

Categories

tes-stifin