HomeProfesiTanya Jawab Bersama Mas Indrawan Nugroho

Tanya Jawab Bersama Mas Indrawan Nugroho

Tanya Mas Indrawan Nugroho

Dalam satu sesi kesempatan Kuliah WhatsApp bersama Mas Indrawan Nugroho yang di adakan oleh STIFIn, ada beberapa pertanyaan yang di ajukan dari peserta dan langsung di jawab oleh Mas Indra, panggilan akrabnya beliau.

STIFIn Brain mengumpulkannya dalam artikel Tanya Jawab Bersama Mas Indrawan Nugroho berikut ini, semoga bisa memberikan wawasan tambahan kepada Promotor STIFIn tentang ke ilmuan STIFIn itu sendiri.

1. Seberapa persen tingkat spekulasi kita dalam investasi modal awal menjalankan bisnis?

Kalau Saya bukan aliran spekulan. Saya hitung benar peluang untung ruginya. Kalau banyak area yang diluar kontrol saya, maka saya hindari. Kalau peluang kerugian nilainya lebih tinggi dari standar yang saya bisa pikul, saya hindari. Intinya, semua perlu dihitung. Jangan putuskan investasi bisnis pakai emosi. Ketika kita sangat bersemangat atas tawaran bisnis, justru jangan putuskan saat itu. Colling down dulu. Kalau sudah netral lagi emosinya baru pertimbangkan.

2. Dalam Bisnis Fitness apakah sama dengan penentuan segmentasi pasar kita?

Salah satunya iya. Namanya Founder/Business Fitness. Temukan segmen pasar bukan hanya yang paling menjanjikan secara bisnis namun juga yang paling gue banget.

3. Bagaimana (cara apa saja) menggembleng anak Intuiting extrovert (usia 15 tahun) agar mulai mengarah pada bakat bisnisnya?

Kalau Intuiting seperti anak sulung saya, maka suruh dia berkarya, kemudian jual karyanya itu ke teman-temannya. Kalau Sensing ya suruh dia dagangin apa yang saat itu lagi digandrungi teman-temannya.

4. Bagaimana cara menantang orang introvert untuk berani berbisnis? Contoh, saya feeling yang punya banyak visi, hanya bingung dan belum tahu step awal untuk terjun ke bisnis?

Perluas pergaulan dengan para pebisnis. Deteksi bisnis mana yang rasanya paling kena di hati. Banyak diskusi dengan orang yang bisnisnya seperti itu. Berpartner dengan orang yang sudah hebat disitu. Mulai bisnis bersama dia.

5. Segmentasi bisnis STIFIn itu dimana ?

Jika seandainya menengah ke atas, bagaimana caranya membantu masyarakat menengah ke bawah agar dapat manfaat dari STIFIn. Setiap orang tua pasti ingin anaknya sukses mulia, namun karena keterbatasan biaya, mereka tidak bisa mengenali potensi anaknya. Apa yang bisa kita bantu untuk mereka?

Buat Tiering product. GRATIS khusus untuk dhuafa full konten. Terjangkau untuk full konten tapi layanan terbatas, karena mahal untuk full konten dengan layanan spesial. Orang kaya nggak akan mau pilih yang kelas terjangkau apalagi gratisan. Mestinya… kalau masih cari gratisan berarti cuma kaya-kayaan 🙂

6. Pak Indrawan Nugroho, saya mau contoh presentase bagi hasil investor ?

Kalau gak kerja lapangan tapi kirim ide, ikut kerja dilapangan juga, sama gak kerja sama sekali tapi hanya menanam invest dana aja? Teknisnya kayak gimana ya pak indra? Terus kalau awal hanya menanam uang, lama-lama gatal ikut di management, perlu diganti kontrak bagi hasil deviden atau ngambil dari 2 sumber (deviden dan management)

Tidak ada aturannya. Semua tergantung kesepakatan para pendiri. Yang jelas kalau cuma modal ide doang, biasanya nggak ada yang mau invest. Jadi pilihannya Ide + Kerja, atau Ide + Invest. Bedakan uang dividen (yang berdasarkan jumlah saham) dengan gaji profesional. Sang pemilik (investor) begitu masuk manajemen harus dapat gaji (kecuali ada kesepakatan lain). Gaji itu tidak mengurangi saham atau jatah dividennya.

7. Dalam penjualan jasa, apakah yang menjadi parameter sukses dalam menaikkan benefit ?

Benefit untuk siapa? Kalau untuk karyawan ya fasilitas tambahan misalnya. Kalau untuk pelanggan ya layanan ekstra yang benar-benar berdampak positif.

8. Untuk membuka cabang baru, bagaimana cara mendapatkan mitra dan karyawan yang tepat ?

Cari mitra dari rekomendasi teman. Kemudian habiskan banyak waktu dengan dia. Kenali kebiasaannya. Akhlak nomor satu. Bagaimana dia dengan keluarganya? Kalau nurani Anda mengatakan dia adalah partner yang expert dan amanah, maka tawarkan kerjasama.

9. Bagaimana pembuatan SOP karena kontrol dari jarak jauh ?

Belajar aja dari gurunya. Banyak kok yang bisa ngajarin. Googling aja. Bidang saya bukan itu.

10. Strategi marketing saya bisnis sewa apartemen kelas menengah di Bintaro pesanggrahan via AirBnB. Bagaimana strategi untuk apartemen saya beda dengan yang lainnya sehingga selalu tingkat hunian mendekati 100% ?

Ini pembahasannya panjang banget ya, tapi kalau saya yang jawab paling berupa gagasan karena saya tidak berbisnis AirBnB. Jadi saya kasih linknya saja ya, silahkan di pelajari sendiri. Kalau problem dengan bahasa inggris bisa pakai Google Translate.
https://community.withairbnb.com/t5/Help/25-tips-to-get-booked/td-p/141233

11. Bagaimana cara agar menang bersaing dalam situasi Red Ocean? Aplikasi nya dengan menggunakan digital marketing.

Cuma dua pilihannya: Banting harga atau ciptakan diferensiasi. Setelah putuskan mau pakai strategi yang mana, gunakan digital marketing untuk mengamplifikasi penjualannya.

12. Apa yang harusnya di lakukan sama Sensing extrovert kalau dia sudah tidak nyaman dalam pekerjaan nya. Lebih baik tetap menjadi karyawan atau resign ?

Apalagi Sensing extrovert ini pernah punya kasus, sehingga karirnya agak terlambat bahkan sudah terlewati oleh rekan-rekan seangkatannya.

Tidak nyaman sama pekerjaannya atau perusahaannya? Kalau perusahaan, maka keluar saja kemudian cari pekerjaan sama di perusahaan berbeda. Kalau pekerjaan, ya cari dulu maunya pekerjaan seperti apa, kemudian ngomong sama bagian terkait dan unjuk gigi bahwa anda pantas dipercayakan di pekerjaan itu. Se emang bagusnya jadi eksekutif, nah tinggal cek aja seberapa mampu membalikkan keadaan setelah punya kasus itu. Perbaiki di tempat yang sama atau mulai dari awal di tempat lain.

13. Bagaimana menentukan dan menjalani bisnis bagi pasutri yang sama MK nya, mulai dari S-S, T-T, I-I, F-F dan In-In ?

Solusi: Ini satu modul Workshop STIFIn Bisnis. Puaaaanjaaaaaaang. Nanti akan terjawab dengan sendirinya saat workshop.

14. Bagaimana mengajarkan anak untuk memulai bisnis sejak kecil dengan harapan lulus SMA atau S-1 sudah memiliki bisnis sendiri?

Saya Feeling extrovert, istri Feeling introvert, Anak pertama Sensing extrovert SMP kelas 9, anak kedua Thinking extrovert SD kelas 4

Solusi: Bapak Ibunya yang Feeling memotivasi dan memodali si anak S untuk mulai jualan barang-barang yang diminati teman-temannya di sekolah. Marketnya teman-temannya sendiri aja dulu. Sampai nanti dia ketagihan dapat uang. Sedikit demi sedikit, marketnya di perluas ke lingkungan rumah begitu seterusnya. Anak T sementara ini disuruh bantu-bantu kakaknya aja dulu. Ajari dan tunjukkan pada dia logika proses bisnis itu seperti apa.

15. Seberapa persen tingkat spekulasi kita dalam investasi modal awal menjalankan bisnis?

Solusi : Kalau Saya bukan aliran spekulan. Saya hitung benar peluang untung ruginya. Kalau banyak area yang diluar kontrol saya, maka saya hindari. Kalau peluang kerugian nilainya lebih tinggi dari standar yang saya bisa pikul, saya hindari. Intinya, semua perlu dihitung. Jangan putuskan investasi bisnis pakai emosi. Ketika kita sangat bersemangat atas tawaran bisnis, justru jangan putuskan saat itu. Colling down dulu. Kalau sudah netral lagi emosinya baru pertimbangkan.

16. Tentang Cita Cita Anak

Saya ibu dengan PG Se Goldar A dan Suami Ti goldar AB. Punya 2 putri yang besar In umur 14 tahun mondok dan sekolah reguler (Mts) dia aktif di organisasi sekolah cita-citanya designer Goldar A. Yang kecil umur 10 tahun PG Fe Goldar A.

Pertanyaannya:
1. Bagaimana cara menangani / mengakomodir keinginan/ cita-cita keduanya sesuai dengan MKnya.
2. Untuk yang kecil ini moody banget.dan belum kelihatan bakat atau minatnya. Bagaimana cara membangkitkan minatnya/ mengetahui passionnya.

Solusi: Pertanyaan ini lebih cocok dijawab oleh Miss Hiday ya. Saya fokus di urusan bisnis saja. Tidak mau pura-pura hebat dalam semua hal.

Inilah 16 Tanya Jawab Bisnis Bersama Mas Indrawan Nugroho, ada beberapa tanya jawab lainnya yang kami pisahkan dengan tema tersendiri yaitu Tips Bisnis Dari Indrawan Nugroho.

Beri Ulasan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru