Anak Intuiting Susah Diatur dan Suami Thinking Keras Kepala? Ini Solusi Praktis Ala STIFIn! Bingung Menghadapi Anak yang “Random” dan Suami yang Kaku? Temukan Jawabannya di Sini! Pernahkah Anda merasa frustrasi menghadapi anak yang kemauannya berubah-ubah setiap menit? Atau bingung menghadapi suami yang maunya serba data dan logika? Di sesi Inspirasi Pagi kali ini, kita membedah dinamika keluarga yang “berwarna-warni” ini. Mulai dari anak Intuiting yang random, anak Thinking yang debat terus, hingga istri Insting yang kehabisan baterai sosial. Yuk, simak solusinya! Menghadapi Anak Intuiting yang “Random”: Jangan Dilawan, Tapi Difasilitasi Pak Widi, seorang ayah bertipe Thinking, pusing menghadapi anaknya yang Intuiting (usia di bawah 7 tahun). Disuruh ngaji susah, maunya main ini-itu, idenya loncat-loncat. Bagi ayah Thinking yang terstruktur, ini chaos! Kuncinya? Fasilitasi Hasrat Sesaatnya. Anak Intuiting digerakkan oleh ide dan hasrat. Jika saat disuruh ngaji dia bilang, “Mau main lego dulu”, jangan langsung dilarang. Itu akan mematikan motivasinya. Sebaiknya, gunakan teknik Negosiasi Alternatif. “Oke, boleh main lego. Mau berapa menit? 10 menit cukup? Oke deal, habis 10 menit main lego, kita ngaji ya.” Dengan memberikan pilihan dan ruang bagi idenya, anak Intuiting merasa dihargai. Hasrat mainnya terpenuhi, dan dia akan lebih ikhlas menjalankan kewajiban (ngaji) setelahnya. Ingat, Intuiting […]



