Home Profesi Aktifitas Marketing Funnel Dalam Bisnis

Aktifitas Marketing Funnel Dalam Bisnis

by stifinbrain
Konsep dari aktifitas marketing funnel dalam bisnis sudah banyak sekali bertebar di Internet. Setiap ada ilmu atau konsep baru yang di dapat dari buku ataupun internet, dan ilmu itu akan coba saya praktekkan, selalu langkah awal saya adalah menemukan bahasa lebih simple dari yang dipakai oleh penulis tersebut. Bahasa yang lebih mudah saya pahami. Saya mencari analogi dari konsep tersebut. Sehingga saya mudah paham.
Itulah salah satu ciri cara belajarnya Mesin Kecerdasan Intuiting. Kalau anda punya anak Intuiting, maka temukan pola atau analogi yang mudah anak pahami dari suatu teori. Jadi kudu kreatif sedikit orang tuanya.

Aktifitas Marketing Funnel

Apa sih bahasa mudahnya dari Konsep ini? Ini yang selalu saya tanyakan sendiri. Yang kalau saya ceritakan ke orang awam langsung nempel. Nah, contoh kayak Konsep Marketing Funnel berikut ini. Bahasa keren nya AIDA :
Tahap 1 ; Awareness,
Tahap 2 ; Interest,
Tahap 3 ; Decision
Tahap 4 ; Action
Saya menemukan analogi sederhananya untuk menjelaskan Tahapan Marketing Funnel yaitu : Ingat zaman dulu ketika kita lagi ngejar gebetan, naksir lawan jenis. Ini musti saya clearkan ya – lawan jenis -, karena sekarang lagi musim, ngejar gebetan “yang sejenis” soalnya.

1. CAPER

Ketika ketemu target gebetan, kita akan lakukan CAPER, cari cari perhatian, dengan nyanyi2, suara dikuatkan kalo bicara, yang wanita rambut di kibas kibas, ketawanya dikeraskan.. dan banyak aktifitas lainnya untuk mencuri perhatian target gebetan kita.
Dalam bisnis, kita lakukan hal yang sama. Anda pikirkan saja apa aktifitas yang bisa mencuri perhatian target market. Misal, dalam Sosial Media Marketing, aktifitas add teman facebook, follow orang di IG itu adalah aktifitas untuk mencari perhatian. Melakukan like komen share untuk mencari perhatian. Pasang iklan, itu mencari perhatian.

2. MELIRIK

Setelah cari perhatian berhasil, maka siapkan akun sosmed anda sebaik dan sekeren mungkin. Toko online offline anda semenarik mungkin design dan interiornya. Kalau anda jual jasa, personal Brand anda sudah teruji.
Karena kalo orang itu MELIRIK karena hasil CAPER kita, dia akan melihat akun FB dan IG anda. Jadi penampilan anda, personal brand anda, disini sangat penting agar mendapat “kesan pertama, begitu menggoda”, selanjutnya…..

3. MENDATANGI

Tidak semua orang yang melirik, terkesan dan tergoda, sebagian banyak mungkin akan “melengos” kembali dan mengabaikan anda. Tapi sebagian akan memutuskan untuk MENDATANGI anda. Jadi penampilan musti keren lalu anda musti siap jika di datangi.
Maka toko online atau offline anda musti ada, dan ketika di kunjungi, yang mereka butuhkan ada di toko anda. Kita musti melayani kebutuhan mereka, harapan mereka bisa anda penuhi, masalah mereka bisa anda atasi. Semua itu bisa kita masukkan ke dalam copywriting misalnya.

4. BELI/DAFTAR

Ketika mereka tertarik, dan sudah datang. Disinilah pentingnya aktifitas teknik closing yang membuat pembeli nyaman dan tidak ribet ketika membeli. Membuat pembeli betah bertanya tentang jasa/produk yang anda tawarkan. Maka mereka akan DAFTAR/BELI produk atau jasa anda.
——
Begitulah cara saya memudahkan bahasa dari sebuah konsep ke ilmuan Aktifitas Marketing Funnel. Agar saya mudah memahaminya dan tidak mudah lupa akan konsep ilmunya. Jadi potensi hapal itu bisa di dapatkan Intuiting jika dia mengetahui cara tepat belajar sesuai Mesin Kecerdasannya.
Sangat sengsara dan melelahkan hingga jatuh stress, ketika seorang anak dan orang tua tidak mengenal apa Mesin Kecerdasan anaknya. karena dia tidak tahu bagaimana cara termudah anaknya menerima ilmu dan orang tua juga tidak tahu mengapa dia sebagai orang tua sulit mengajari anaknya. Itu akan terjawab ketika kedua orang tua juga mengenal Mesin Kecerdasannya sendiri.
Jadi ini sebenarnya, jualan Tes STIFIn bukan sharing Ilmu Aktifitas Marketing Funnel ya. Kalau ingin Tes STIFIn hubungi Promotor STIFIn, bisa saya dan teman teman saya lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Related Articles

Share Aja Ya, Gak Usah Di Copas.