STIFIn Brain Official
Cabang STIFIn No. 2 Terbaik
Jurnal ini memperkenalkan STIFIn sebagai sebuah grand theory kepribadian yang berakar pada genetika, neuroscience, dan biopsikologi. STIFIn merupakan singkatan dari lima tipe kecerdasan dominan manusia: Sensing (S), Thinking (T), Intuiting (I), Feeling (F), dan Instinct (In). Teori ini berbeda dengan pendekatan psikologi populer seperti Big Five atau MBTI karena tidak berfokus pada traits (sifat), melainkan pada fungsi dasar otak yang bersifat genetik dan tidak berubah seumur hidup.
Penulis menjelaskan bahwa STIFIn dibangun berdasarkan tiga teori besar:
Setiap tipe kecerdasan dalam STIFIn berhubungan dengan bagian spesifik dari otak:
STIFIn juga menyempurnakan pemahaman tentang introvert dan ekstrovert. Dalam teori ini, keduanya bukanlah tipe kepribadian, melainkan “kemudi” yang mengarahkan kecerdasan: ke dalam (introvert) atau keluar (ekstrovert). Hasil akhirnya adalah 9 tipe kepribadian: Si, Se, Ti, Te, Ii, Ie, Fi, Fe, dan In.
Selain itu, jurnal ini menjelaskan bahwa 20% kepribadian manusia dibentuk oleh genetik, dan 80% oleh lingkungan. Namun genetiklah yang secara aktif mencari lingkungan yang sesuai, menjadikan 20% ini memiliki peran krusial dalam membentuk totalitas manusia.
Teori STIFIn juga menawarkan pemahaman praktis tentang bagaimana seseorang dapat menemukan peran individual (individual role) dan peran sosial (social role) yang selaras dengan tipe genetiknya. Dengan mengenali tipe STIFIn, seseorang dapat memaksimalkan potensi otaknya secara optimal dan membentuk kepribadian produktif yang stabil dan otentik.
Penutup jurnal menyatakan bahwa pendekatan berbasis neuroscience dan genetika seperti STIFIn dapat memberikan jawaban yang lebih akurat terhadap mekanisme berpikir, emosi, dan perilaku manusia dibanding pendekatan psikologis konvensional. Teori ini diusulkan sebagai kerangka teoritis jangka panjang yang perlu terus dikembangkan melalui studi ilmiah lanjutan.