STIFIn Brain Official
Cabang STIFIn No. 2 Terbaik
Bayangkan begini.
Dulu, setelah tes STIFIn, klien pulang bawa selembar sertifikat. Kertasnya rapi, isinya penuh tulisan, ada tabel-tabel, lalu di bagian atas ada tulisan:
“Tipe Anda: …”
Selesai.
Rasanya seperti dapat KTP versi kepribadian: penting, tapi dingin.
Disimpan di map, lalu menghilang bersama berkas-berkas lain.
Sekarang, sertifikat versi baru bukan lagi sekadar “hasil tes”.
Dia berubah jadi peta perjalanan: STIFIn Journey.
Dan perubahan ini bukan cuma ganti warna atau ganti font.
Kalau kita lihat tabel perbandingan sertifikat lama dan baru, ada 17 aspek yang di-upgrade: mulai dari judul, desain, struktur, sampai tujuan sertifikatnya sendiri.
Mari kita ceritakan pelan-pelan, dengan bahasa manusia, bukan bahasa tabel.
—
1. Dari “Tipe Anda” ke “Personality Genetik Anda”
Di sertifikat lama, judulnya to the point:
> “Tipe Anda: Sensing Introvert / Thinking Extrovert / dst.”
Secara informasi benar, tapi efek sampingnya:
orang merasa sedang “dicap”. Seolah-olah hidupnya selesai di satu kalimat.
Di sertifikat baru, judul itu naik kelas jadi:
> “Personality Genetik Anda: …”
Bahasanya lebih ilmiah, lebih lembut, dan sekaligus menguatkan branding STIFIn Journey. Bukan sekadar label, tapi pengakuan bahwa:
Ini bawaan genetik,
Bukan vonis,
Dan bisa dijadikan modal perjalanan hidup.
Orang tidak lagi merasa “di-kotak-kotakkan”, tetapi lebih merasa,
“Oh, ini blueprint saya. Tinggal saya olah.”
—
2. Dari kertas datar ke pengalaman visual
Dulu desain sertifikat cenderung minimalis: warna datar, elemen grafis sedikit. Fungsional, tapi belum menggugah emosi.
Di versi baru, sertifikat jadi lebih:
Modern dan berwarna
Penuh ikon dan ilustrasi khas STIFIn Journey
Layout lebih “Instagramable” kalau mau diposting
Bahasa kasarnya: dulu kayak surat keputusan.
Sekarang kayak poster yang pengin kamu simpan, foto, dan bagikan.
Untuk generasi yang visual banget, ini penting.
Sebelum mereka baca teks panjang, mata mereka dulu yang harus “jatuh cinta”.
—
3. Struktur konten: dari paragraf panjang ke panel-panel yang enak dicerna
Sertifikat lama masih banyak paragraf dan tabel teknis. Informasinya kaya, tapi butuh energi lebih untuk mencerna.
Versi baru memakai struktur:
Modular
Terbagi dalam panel-panel rapi
Setiap bagian punya fungsi jelas: mesin kecerdasan, drive, personality, cara belajar, dsb.
Kalau dianalogikan:
Lama: baca buku teks.
Baru: baca infografis yang sudah dipotong jadi beberapa kotak jelas, tinggal diikuti satu per satu.
Ini bikin promotor, solver, maupun orang tua jauh lebih mudah menjelaskan tanpa harus jadi “dosen sehari”.
—
4. Isi sertifikat: dari definisi ke “mesin kerja otak”
Di sertifikat lama, pembuka hanya berisi definisi ringkas kecerdasan.
Di versi baru, pembukanya langsung menyuguhkan:
Intisari Mesin Kecerdasan (MK)
Aturan operasi
Lapisan otak yang dominan
Jenis kecerdasan yang bekerja
Lalu model mesin kecerdasannya pun di-upgrade:
bukan hanya tabel fungsi dasar, tetapi penjelasan yang memakai bahasa psikologi dan neuroscience ringan, sehingga:
Masuk akal untuk profesional,
Tapi tetap bisa dipahami awam.
Sederhananya: orang bukan cuma tahu “saya Sensing / Thinking / Intuiting / Feeling / Insting”,
tapi mengerti cara mesin ini bekerja di kepala saya.
—
5. Drive kepribadian: sumber energi dan cara memotivasi
Sertifikat lama tidak selalu menjelaskan drive (introvert / extrovert) dengan tuntas.
Di versi baru, ada bagian khusus yang menjelaskan:
Sumber Stimuli: apa yang mengisi baterai mereka
Falsafah Hidup: cara mereka memaknai dunia
Cara Memotivasi: tombol ON mereka ada di mana
Ini emas untuk:
Orang tua,
Pasangan,
Atasan,
Dan tentu saja para promotor dan solver.
Karena dari sini kita bisa menjawab pertanyaan harian seperti:
“Kenapa anak saya kelihatannya cuek?”
“Kenapa suami saya butuh waktu sendiri?”
“Kenapa staf saya harus diajak ngobrol dulu baru semangat?”
—
6. 10 Personality Tetap: standar baru yang konsisten
Sertifikat lama belum punya format baku untuk karakter tetap, bahkan tidak semua tipe lengkap.
Versi baru memperkenalkan 10 sifat psikometrik per tipe, dan ini:
Konsisten untuk semua 9 personality genetik,
Memudahkan promotor menghafal pola,
Memudahkan klien melihat gambaran utuh dirinya dalam satu halaman.
Dampaknya: pembacaan sertifikat antar promotor bisa lebih seragam.
Tidak tergantung siapa yang jelaskan, tapi patokan kontennya sama.
—
7. Cara belajar & pola pengembangan: tidak bertele-tele, langsung praktik
Kalau dulu bagian rekomendasi belajar dan pengembangan kadang panjang dan generik, sekarang:
Dibuat lebih ringkas
Berformat poin
Fokus pada hal-hal yang langsung bisa dicoba
Jadi ketika klien selesai baca, mereka bisa bilang:
“Berarti besok saya perlu belajar dengan cara begini, bukan begitu.”
Untuk orang tua, guru, dan HR, ini membantu sekali.
Mereka tidak perlu menerjemahkan paragraf panjang; tinggal eksekusi poin-poinnya.
—
8. Kunci diri & kemistri: dari deskriptif ke kompas pengambilan keputusan
Dulu, kunci produktivitas masih bersifat deskriptif.
Sekarang, sertifikat baru merangkum kunci diri dalam 1–2 kalimat inti per tipe.
Semacam “mantra kerja” yang bisa ditempel di meja:
“Kalau saya lupa ini, saya akan nyasar.”
Lalu kemistri—arah pencarian, apa yang mereka “kejar” dalam hidup—
yang dulu cuma tampil sebagai kotak kecil sederhana,
sekarang ditulis lebih jelas sebagai bagian dari identitas tipe.
Ini membantu menjawab:
“Kenapa saya selalu tertarik ke hal tertentu?”
“Kenapa di karier tertentu saya merasa hidup, di yang lain saya stuck?”
—
9. Rekomendasi karir: dari daftar panjang ke industri inti
Di sertifikat lama, rekomendasi karir bisa sangat panjang: list profesi banyak, tapi justru bisa membuat bingung.
Versi baru merapikan menjadi:
Industri inti
Ditambah contoh profesi yang lebih relevan dengan zaman sekarang
Ini penting di era di mana banyak profesi baru lahir.
Kita tidak bisa lagi hanya menyebut “dokter, guru, pengusaha”.
Harus naik kelas ke bahasa industri: edukasi, kreatif, teknologi, finansial, kesehatan, dll.
—
10. Sisi positif & waspada: tetap lugas, tapi tidak menghakimi
Sertifikat lama menuliskan sisi positif dan kewaspadaan dalam paragraf panjang, kadang terasa terlalu naratif.
Di sertifikat baru:
Poin dibuat lebih singkat
Lebih profesional
Fokus pada hal-hal yang actionable (apa yang perlu dilakukan / dihindari)
Tujuannya jelas:
Memberi cermin, bukan palu.
Membantu orang bertumbuh, bukan merasa disalahkan.
—
11. Ilustrasi otak & proporsi mesin: dari abstrak ke visual
Sertifikat lama belum menggunakan ilustrasi otak dan proporsi mesin.
Versi baru menambahkan:
Diagram 4 kotak (T, I, S, F)
Proporsi tipe yang berlaku untuk semua 9 personality
Ini membuat orang bisa “melihat” bagaimana posisi dirinya di peta kecerdasan STIFIn.
Bagi visual learner, ini priceless.
—
12. Branding STIFIn Journey & roadmap pengembangan diri
Perbedaan besar lainnya:
sertifikat baru tidak berdiri sendirian.
Di dalamnya sudah ditampilkan jalur STIFIn Journey:
> Tes → WSL1 → WSL2 → SPT → WSL3
Ini mengirim pesan halus:
“Tes ini bukan akhir. Ini pintu masuk ke perjalanan pengembangan diri yang lebih panjang.”
Tujuan sertifikat pun naik kelas:
Dari sekadar deskripsi tipe,
Menjadi edukasi + roadmap pengembangan diri.
—
13. Bahasa & legalitas: terasa lebih rapi dan nyaman
Terakhir, dua hal yang sering dilupakan tapi krusial:
1. Bahasa
Sertifikat lama: cenderung panjang dan formal.
Sertifikat baru: lebih modern, mudah dipahami, dan ramah pengguna.
Jadi promotor tidak perlu “menerjemahkan” dulu untuk klien.
2. Tanda tangan & legalitas
Layout diatur ulang menjadi lebih elegan dan konsisten.
Ini menguatkan kesan bahwa sertifikat ini bukan brosur promosi,
tetapi dokumen resmi yang bisa dipertanggungjawabkan.
—
Penutup: dari kertas hasil tes menjadi alat hidup
Kalau saya rangkum, upgrade sertifikat ini kira-kira seperti:
Dari feature phone ke smartphone,
Dari brosur produk ke buku manual kehidupan,
Dari label tipe ke peta perjalanan.
Sertifikat lama sudah berjasa membuka jalan.
Sertifikat baru dirancang untuk:
Membantu klien memahami diri lebih dalam,
Membantu promotor dan solver menjelaskan dengan lebih mudah,
Menghubungkan tes dengan langkah konkret berikutnya (workshop, konsultasi, pengembangan diri).
Jadi, kalau nanti ada klien yang bilang,
“Pak/Bu, kok sertifikat saya beda sama yang dulu ya?”
Jawaban sederhananya:
> “Dulu sertifikat cuma cerita kamu itu siapa.
Sekarang sertifikat juga nunjukin kamu bisa jadi apa,
dan mau jalan lewat mana.”
Dan di situlah STIFIn Journey benar-benar dimulai.