Selamatkan Masa Depan Anak dengan Mengenali Potensi Genetiknya Sejak Dini

Anak Itu Bibit Unggul, Tapi Salah Tanam Bisa Membuatnya Biasa-Biasa Saja STIFIn: Cara Melihat Potensi Anak agar Tidak Salah Arah Hidup Kesempatan ini digunakan untuk memberikan gambaran singkat tentang konsep STIFIn. Biasanya penjelasan ini disampaikan dalam waktu satu setengah jam, tetapi kali ini diringkas agar menjadi bekal awal. Tujuannya bukan untuk memaksa, melainkan membantu memahami paradigma dasar sebelum memutuskan melangkah lebih jauh. Paradigma Awal: Anak adalah Bibit Unggul Kita mulai dari paradigma. Kita meyakini bahwa setiap anak adalah bibit unggul. Bahkan kita sendiri, yang dulu berstatus anak, juga bibit unggul. Manusia diciptakan Allah sebagai ciptaan yang paling unggul. Masalahnya bukan pada kualitas bibitnya, tetapi pada tempat menanamnya. Bayangkan kita punya bibit unggul, lalu kita diberi tiga pilihan tempat menanam: pegunungan, padang pasir, dan tepi pantai. Mayoritas orang akan menjawab pegunungan karena dianggap paling subur, air cukup, unsur hara lengkap, dan nyaman. Pertanyaannya, apakah semua bibit unggul cocok ditanam di pegunungan? Jawabannya tergantung bibitnya. Kurma adalah bibit unggul dan mahal, tetapi jika ditanam di pegunungan, ia tidak akan tumbuh maksimal. Habitat alaminya adalah padang pasir. Demikian juga kelapa yang tumbuh optimal di pantai. Inilah jebakan berpikir dalam hidup. Kita sering menganggap ada satu tempat terbaik untuk semua orang, padahal setiap bibit […]

Yuk Daftar Promotor STIFIn Brain Untuk Baca Artikel Ini. Silahkan Log In Jika Sudah Pernah Daftar
Ferri Azwar
Ferri Azwar
Articles: 137