Pola Asuh Anak Menggunakan Konsep STIFIn

Point Penting — 1) Mengasuh Anak Tidak Bisa Disamaratakan 2) Paradigma Dasar STIFIn dalam Pola Asuh 3) Analogi Hewan: Ayam Tidak Bisa Dipanggil dengan Bahasa Kucing 4) Pola Asuh Anak Sensing 5) Pola Asuh Anak Thinking 6) Pola Asuh Anak Intuiting 7) Pola Asuh Anak Feeling 8) Pola Asuh Anak Insting 9) Pentingnya Orang Tua Ikut Tes STIFIn 10) Penutup 11) Nonton Vidionya Mengasuh Anak Tidak Bisa Disamaratakan Materi ini menegaskan satu hal penting: mengasuh anak tidak bisa memakai satu cara untuk semua. Anak bukan kertas kosong, tetapi sudah membawa watak dan karakter bawaan. Tugas orang tua bukan mengubah karakter itu, melainkan menyesuaikan pola asuh agar selaras dengan mesin kecerdasan anak. Paradigma Dasar STIFIn dalam Pola Asuh Karakter itu default, bukan bentukan Dalam konsep STIFIn, watak atau karakter asli tidak bisa diubah. Yang bisa diubah adalah respons dan perilaku melalui pengaturan lingkungan. Genetik 20%, lingkungan 80% Genetik menjadi penentu arah, sementara lingkungan menentukan apakah potensi itu muncul atau justru tertutup. Kesalahan terbesar orang tua adalah memaksakan caranya sendiri Orang tua cenderung mengasuh anak dengan cara yang sama seperti dirinya diasuh atau sesuai cara berpikirnya sendiri. Analogi Hewan: Ayam Tidak Bisa Dipanggil dengan Bahasa Kucing Jika seseorang memanggil ayam dengan suara […]

Yuk Daftar Promotor STIFIn Brain Untuk Baca Artikel Ini. Silahkan Log In Jika Sudah Pernah Daftar
Ferri Azwar
Ferri Azwar
Articles: 136