HomePromotorMenulis Buku Tentang STIFIn, Perlukah Minta Izin

Menulis Buku Tentang STIFIn, Perlukah Minta Izin

Jika anda sebagai Pegiat STIFIn yang ingin menulis buku tentang STIFIn menggunakan metode STIFIn, apakah perlu meminta izin dulu ke ayah Farid Poniman selaku Penemu Konsep STIFIn atau cukup hanya mencantumkan nama STIFIn ?

Menulis Buku Tentang STIFIn

Jawaban tentang aturan menulis buku tentang STIFIn ini diberikan langsung oleh Bapak Farid Poniman sebagai Penemu Konsep STIFIn. Untuk menjawab hal tersebut, maka kita harus tahu dulu tentang aturan umum dalam dunia penulisan buku.

Judul Buku adalah bagian dari merek atau brand, sehingga wajib mendapatkan izin dari pemilik merek tersebut.

Untuk kasus STIFIn, penyebutan nama STIFIn sebagai merek, berarti juga wajib mendapat izin. Beda halnya, kalau STIFIn sebatas dijadikan sebagai sumber rujukan ilmu. Itu bebas digunakan siapa saja. Jika sebagai sumber ilmu maka judul bukunya disebut ‘Berbasis STIFIn’.

Contoh Judul Buku “Berbasis STIFIn” :
Judul seperti ini tidak perlu meminta izin

  • Cara Belajar Berbasis STIFIn.
  • Memimpin Perusahaan Berbasis STIFIn
  • Diet Berbasis STIFIn

Contoh Judul Buku Dengan Brand STIFIn
Judul seperti ini WAJIB Meminta Izin

  • STIFIn Learning
  • STIFIn Leadership
  • Diet STIFIn

Mencantumkan Sumber

Setiap pemuatan teori, rumus, skema, atau tabel wajib menyebut siapa penciptanya. Tidak cukup hanya di kata pengantar ataupun daftar pustaka. Ini aturan umum yang berlaku dalam penulisan buku.

Pada semua teori, rumus, skema, atau tabel yang bersumber dari saya (Farid Poniman), maka wajib mencantumkan nama saya dan tahun dimana saya pertama kali merilis teori, rumus, skema, atau tabel tersebut. Meski kami masih dalam proses mendaftarkan hak ciptanya, sudah cukup dengan buku-buku atau workbook yang kami terbitkan menjadi pegangan bahwa secara intelektual itu ciptaan saya.

Mencantumkan teori, rumus, skema, atau tabel dalam buku anda, tanpa mencantumkan nama saya adalah tindakan plagiat.

Begitulah aturan main dalam menulis buku yang berlaku secara umum.

Pada dasarnya saya sangat menganjurkan kepada teman-teman untuk menulis buku tentang STIFIn sebanyak banyaknya.

Tanya Jawab Lainnya :


Update Terbaru Pernyataan Ayah Farid Poniman Tentang Izin Menulis Buku Tentang STIFInĀ  dari Group Telegram WSL2.

Setiap ada pegiat STIFIn yang bilang kepada ayah minta ijin untuk menulis buku tentang STIFIn, sudah pasti jawaban ayah “silahkan dengan senang hati”. Karena itu akan memperkaya khasanah per-STIFIn-an. Tapi bukan berarti ayah sudah baca bukunya. Apalagi men-tahkiq-nya atau men-tashih-nya.

Sumber ; Jawaban Ayah Farid Poniman di Group Telegram Alumni WSL2

Beri Ulasan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru